People Innovation Excellence

Mendekorasi Dinding Rumah

Klinik Desain by Bintang Home /Edisi 357/ Mei 2017

Dosen Desain Interior Binus University, Ika Rachmayanti S.Sn., M.T., aktif menjadi kontributor kolom Klinik Desain dari Bintang Home. Selengkapnya anda dapat melihat artikel di dalam edisi 357 Mei 2017

Pengolahan interior yang menarik tidak terlepas dari penempatan dekorasi dinding yang tepat. Dengan adanya perencanaan yang baik dapat tercipta suasana yang sesuai tema, bahkan lebih personal, sehingga interior terasa lebih hidup dan mencerminkan kepribadian pemiliknya. Ada banyak jenis dekorasi dinding di pasaran yang bisa dijadikan referensi. Namun terkadang hal tersebut justru bisa menyulitkan, apabila tidak dibarengi dengan pengetahuan dan selera yang tepat. Beberapa panduan sederhana ini dapat menjadi inspirasi dalam memilih dekorasi dinding.

Penentuan tema dekorasi

Hal pertama yang bisa dilakukan, menentukan tema ruangan. Bisa dilihat dari jenis furnitur yang ada atau kesukaan terhadap gaya desain tertentu pada diri Anda. Temukan referensi desain tersebut dan buat mood board, berupa kumpulan referensireferensi yang sudah dicari. Cara ini terlihat sederhana, namun sangat penting sebagai panduan saat memilih tema dekorasi.

Proporsi, komposisi, dan skala

Penting juga untuk memperhatikan skala dan proporsi obyek dalam menciptakan keseimbangan elemen dekoratif dinding. Beberapa tips yang dapat Anda gunakan dalam menciptakan proporsi dan skala yang tepat.

  1. Perhatikan skala ruang. Jika ruangan tidak terlalu besar, pilih obyek dekoratif dengan skala kecil atau sedang. Posisikan beberapa obyek pada eye-level dan atur komposisi obyek lain di sekitarnya. Jika ingin meletakkan dekorasi yang berukuran besar, buatlah dekorasi tersebut menjadi pusat perhatian pada dinding.
  2. Pilihlah bentuk yang serupa dengan peletakan yang konsisten untuk menciptakan harmonisasi ruang. Contohnya, Anda dapat meletakkan beberapa jenis piring hias yang berbeda dengan nuansa warna yang senada. Berikan sentuhan personal dengan meletakkan bingkai foto dengan nuansa warna dan motif yang senada dengan piring-piring tersebut.
  3. Tetaplah berpatokan pada tema yang sudah ditentukan dalam memilih aksesori dan obyek dekorasi agar kombinasi elemen interior pada ruang dapat berpadu dengan baik. Bawa mood board yang Anda pada saat membeli atau mengatur obyek dekorasi untuk memudahkan pemilihan.

Cermin sebagai dekorasi dinding

Cermin dapat menjadi alternative sederhana yang menarik untuk elemen dekorasi dinding. Terutama bagi Anda yang memiliki ruang terbatas. Selain sebagai elemen dekorasi, cermin dapat memberikan ilusi ruang yang lebih luas, sehingga cocok diletakkan pada ruang yang kecil. Pilih cermin yang berukuran besar dan letakkan pada bagian tengah dinding. Biarkan menjadi pusat perhatian atau kreasikan beberapa ukuran cermin dengan bingkai yang serupa dan susun untuk kesan ruang yang lebih luas.

Selain dekorasi dinding yang bisa didapatkan di toko interior, Anda juga dapat membuat sendiri. Berikut beberapa dekorasi yang bisa menjadi inspirasi dalam berkarya.

Untuk yang gemar travelling dan mengumpulkan peta perjalanan, gunakan peta tersebut menjadi elemen dekorasi untuk mengabadikan salah satu momen berkesan selama perjalanan. Dapatkan peta lama dan potong-potong sesuai bentuk yang diinginkan, berikan bingkai sederhana dan kemudian susun peta-peta berbingkai tersebut dengan komposisi yang menarik. Jika memiliki kain dengan motif menarik, mengapa tidak dimanfaatkan sebagai elemen interior? Pilih motif kain yang unik, buat bingkai di sekelilingnya dan letakkan pada pusat ruangan sebagai centerpiece.

Wireframe yang bisa dibeli di toko perlengkapan bangunan dapat di kreasikan sebagai elemen dekoratif. Misal meletakkan peralatan atau elemen dekorasi yang lebih kecil seperti bingkai foto yang digantung atau dijepit. Penambahan aksesori seperti penggantung besi yang bisa didapatkan di toko perlengkapan interior untuk menggantung benda-benda lainnya.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close