Tugas Akhir Karya Binusian Desain Interior 2019

Michael Jordan 1901483906

Kota Jakarta memiliki jumlah hotel terbanyak di Indonesia, hal ini membuat terdapat banyak jenis hotel yang dapat di jumpai, salah satunya adalah hotel butik. Hotel butik digemari karena memiliki karakteristik desain interior yang menarik. Elemen yang penting dalam desain interior adalah elemen furnitur dan aksesoris, perancangan furnitur dan aksesoris yang tepat akan meningkatkan nilai estetika dan fungsi bagi hotel. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah bagaimana menciptakan furnitur dan aksesoris pada hotel butik agar hotel yang di desain nantinya akan memiliki konsep desain yang kuat dalam perancangan furnitur, aksesoris dan desain interior.

 

Untuk mendapatkan eksplorasi bentuk,warna, dan detail yang menarik pada perancangan butik hotel ini salah satunya caranya adalah dengan memasukan usnur-unsur kebudayaan dan kesenian lokal Indonesia yang di padukan dengan tren kehidupan masyarakat urban khususnya di daerah perkotaan yang menjadi target pengunjung dari butik hotel, maka di pilihlah tema perancangan furnitur dan akesoris pada butik hotel dengan tema “Harmonisasi Tradisional Kontempoer”, tema ini dipilih karena penulis ingin mengimplementasi unsur – unsur kebudayaan dan kesenian khas Indonesia yang di padukan dengan kesenian kontemporer agar dapat menciptakan karakter keunikan pada furnitur dan aksesoris yang akan di rancang.

 

Bentuk yang di terapkan pada perancangan furnitur dan aksesoris pada butik hotel ini adalah bentuk yang terinspirasi dari huruf Aksara Jawa. Aksara Jawa yang dalam hal ini adalah Hanacaraka (dikenal juga dengan nama Carakan) adalah aksara turunan aksara Brahmi yang digunakan atau pernah digunakan untuk penulisan naskah-naskah berbahasa Jawa, Setiap suku kata dalam aksara Jawa memiliki dua bentuk, yang disebut nglegena (aksara telanjang), dan pasangan.

 

Selain memiliki makna yang mendalam dalam setiap hurufnya bentuk huruf akasara jawa juga memiliki keunikan dan karakterisitik tersendiri, berbeda dengan huruf pada Bahasa Indonesia, huruf aksara memiliki bentuk yang jika dilihat terinspirasi dari bentuk-bentuk organik karena memiliki lengkungan-lengungkan oval, lingkaran kemiringan pada setiap hurufnya dan bentuk pola yang berulang-ulang (repeat). Warna hijau bagi suku jawa melambangkan alam, kehidupan dan harapan yang selalu mendampingi manusia, maksudnya adalah manusia selalu hidup berdampingan dengan alam dan mendapatkan semuanya dari alam, bagi suku jawa warna kuning melambangkan emas, warna emas bagi suku jawa melambangkan kejayaan serta kemakmuran dan warna hitam bagi suku jawa melambang kesetaraan, kesederhanaan dan ketegasan.