ADRIAN HARTANTO CUANATA – 2502014690 

Karya perancangan ini merupakan upaya menghadirkan furnitur dan aksesori interior yang mendukung aktivitas komunitas saji teh di Jakarta. 

Pendekatan desain yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dan filosofi penyajian teh dari berbagai tradisi Asia. 

Proyek ini merespons kebutuhan akan ruang yang fungsionalnyaman,  dan sarat makna.

Melalui olah bentuk lengkung terinspirasi dari siluet teko sebagai simbol utama, perancangan kursimeja, dan troli saji tampil organik menggabungkan bahan alami yaitu kayu dan rotan sintetisserta warna-warna netral yang menawarkan kehangatan teh di sana.
 
“Liuk Selaras” sebagai desain statement mengkaitkan harmoni dan keserasian dalam kebersamaanketenangan, dan kehangatan antar individu tanpa sekat dalam aktivitas saji teh. Konsep ini diwujudkan melalui furnitur yang mendukung interaksi langsung antara penggunabaik saat menyajikan maupun menikmati teh

Metode design thinking digunakan dalam seluruh proses perancangan yang mengutamakan kenyamanan manusia.

Mulai dari eksplorasi empati hingga uji cobauntuk memastikan bahwa setiap elemen desain benar-benar merespon kebutuhan nyata komunitasPerancangan ini tidak hanya menyelesaikan persoalan spasial dan fungsionaltetapi juga membuka ruang untuk edukasipelestarian budaya, dan pembentukan karakter melalui ritual teh.