PERANCANGAN INTERIOR PUSAT MUSIK KERONCONG DI JAKARTA
Amanda Natalie Subur 2540131430
| Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam, termasuk musik keroncong yang tumbuh dari pengaruh Portugis di Kampung Tugu, Jakarta.
Keroncong telah dikenal luas sebagai salah satu warisan musik tertua di Indonesia. Namun, hingga saat ini belum tersedia pusat khusus yang mewadahi kebutuhan komunitas secara optimal. Ruang untuk berlatih, berkarya, hingga menampilkan pertunjukan masih tersebar dan belum terfasilitasi dalam satu wadah terpadu. Permasalahan akustik juga menjadi tantangan utama dalam menghadirkan kualitas suara jernih dan optimal, sehingga diperlukan solusi desain tepat. Perancangan Pusat Musik Keroncong di Jakarta menjadi kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas seni dan budaya. Penggunaan material alami dipilih tidak hanya untuk menghadirkan kualitas akustik yang lebih baik, tetapi juga untuk menciptakan ruang yang selaras dengan lingkungan, mendukung prinsip berkelanjutan yang ramah lingkungan. Konsep perancangan “Dayu Ritmis Harmonis” terinspirasi dari karakter musik keroncong yang mengayun lembut namun tetap berirama. Nuansa ini menghadirkan keseimbangan antara tempo dan harmoni yang diterjemahkan ke dalam ruang. Instrumen yang saling melengkapi, khususnya permainan selo sebagai penggerak irama, dipadukan dengan ritme cepat dan teratur khas masyarakat Jakarta untuk membentuk kesatuan desain. Selain itu, bentuk f-hole pada biola yang berfungsi mengatur resonansi udara sekaligus menghasilkan suara jernih dan berkarakter, menjadi inspirasi utama dalam merancang alur ruang maupun elemen interior.
|


Comments :