PERANCANGAN INTERIOR MUSEUM SEJARAH MUSIK POP INDONESIA DI JAKARTA
Gisele Danisvara Widodo – 2502032503
| Museum ini dirancang sebagai sarana dan fasilitas bagi masyarakat untuk mengenal dan mempelajari lebih dalam mengenai sejarah musik pop Indonesia, juga untuk memberikan apresiasi atas karya-karya yang telah diciptakan oleh musisi-musisi pop tanah air dari zaman dahulu hingga masa kini.
Museum ini dirancang dengan pendekatan eksplorasi era musik pop, yaitu di era 90-an saat musik pop Indonesia sedang berada di masa kejayaan. Museum ini bertemakan Suar Romansa. Suar romansa memiliki arti sebagai romansa atau asmara yang marak dan abadi, kata suar sendiri berartikan pancaran dan romansa dapat diartikan sebagai kisah cinta dua insan. Terinspirasi dari lagu-lagu pop yang umumnya merupakan lagu romansa. Penggunaan warna-warna pada interior museum ini terinspirasi dari warna-warna yang umum digunakan pada album-album pop di era 90-an, seperti biru muda, merah, ungu, kuning, hijau dan biru tua. Bentuk-bentuk furnitur yang digunakan di museum ini juga terinspirasi dari bentuk pancaran gelombang radio, radio merupakan salah satu media penyebaran musik yang umum digunakan pada era 90-an. Museum ini memiliki fasilitas-fasilitas seperti ruang pamer tetap, ruang pamer temporer, kafe, toko cinderamata hingga ruang workshop dan museum ini terdiri dari 2 lantai, lantai 3 berisikan ruang pamer, kafe dan toko. Sedangkan lantai 4 berisikan ruang workshop dan kafe.
|


Comments :