Fraya Talita Rolin – 2540125232

Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam, mencerminkan keberagaman budaya dan sumber daya alamnya.

Salah satu elemen penting dalam masakan tradisional Indonesia adalah rempah-rempah, yang tidak hanya memberikan cita rasa, tetapi juga memiliki  nilai sejarah, budaya, dan kesehatan. 

Namun, seiring berjalannya waktu, gaya hidup modern membuat masyarakat di Indonesia lebih memilih efisiensi dari bumbu instan dan kurang mengenal cara mengolah rempah-rempah  tradisional.

Akibatnya, pemahaman akan kekayaan rempah dan teknik pengolahannya semakin terpinggirkan, terutama di kalangan generasi muda.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah pusat kuliner yang tidak hanya menawarkan hidangan-hidangan berbumbu rempah,  tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya rempah dalam kehidupan sehari-hari. 

Konsep “Galur Lapisan Aroma” merujuk pada perjalanan sejarah rempah Nusantara  dan kompleksitas rasa dalam kuliner tradisional.

Pendekatan desain yang digunakan pada perancangan pusat ini adalah eksplorasi rempah Nusantara dengan fokus pada studi bentuk bawang merah,  sebagai salah satu elemen esensial dalam bumbu dasar Nusantara.

Bentuk irisan bawang merah diolah menjadi inspirasi alur ruang, elemen interior, serta permainan tekstur dan material.

Pusat ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap keberagaman kuliner berbumbu rempah Nusantara dan pelestarian budaya yang memperkuat identitas kuliner Indonesia.