Himpunan Mahasiswa Desain Interior (HIMDI) BINUS University terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan karya desain yang tak hanya bernilai estetis, tetapi juga berdampak sosial dan ramah lingkungan. Melalui proyek eksperimental bertajuk “The Morph”, delegasi mahasiswa HIMDI menyulap olahan limbah daur ulang kain menjadi sarana yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Proyek ini berawal saat delegasi HIMDI BINUS University berpartisipasi dalam ajang nasional Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (TKMDII) XVII yang digelar di Universitas Kristen Petra, Surabaya, pada November 2025 lalu. Dalam ajang tersebut, para mahasiswa bereksplorasi menggali potensi material yang tidak terpakai menjadi produk baru yang dapat digunakan sehari-hari.

Inovasi Material Daur Ulang Tekstil

“The Morph” memanfaatkan cacahan kain bekas yang dipadatkan hingga membentuk semacam papan material yang kemudian dipotong memanjang dan dirangkai menggunakan sambungan kain dengan struktur penyokong dari kayu.  Dengan demikian, “The Morph” dirancang praktis untuk digulung, mudah dibawa, serta multifungsi sebagai alas duduk maupun alas tidur.

 

Penerapan Prinsip Sustainability Pasca-Pameran

Tak berhenti di ruang pameran, mahasiswa HIMDI memastikan seluruh material instalasi dapat dimanfaatkan kembali secara berkelanjutan:

  • Fasilitas Edukasi: Sebagian komponen struktur pameran diserahkan ke BINUS School Surabaya untuk difungsikan kembali sebagai karya seni dan penunjang fasilitas kampus setempat.
  • Pengabdian Masyarakat: Produk instalasi permadani gulung “The Morph” dihibahkan langsung kepada warga di wilayah Kemanggisan, Jakarta Barat.

Dukung Kegiatan Warga di Kemanggisan

Hasil eksplorasi karya ini disosialisasikan dan diserahkan untuk fasilitas umum di Balai Warga Sekretariat RW 06 (Jl. Salam 3, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat). Balai warga tersebut aktif digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti layanan Posyandu dan bimbingan belajar anak-anak.

Melalui kehadiran “The Morph”, HIMDI BINUS University berharap produk inovasi ini dapat menunjang kenyamanan aktivitas warga setempat, sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana hasil eksplorasi akademis mahasiswa mampu memberi kontribusi langsung bagi lingkungan dan masyarakat luas.