KL-eidoskop 2026: Preserving Culture Beyond Borders Collaborative workshop TU x BINUS Interior Architecture Exchange Programme
Teks dan Foto: Amarena Nediari S. Sn., M.Ds.
Malaysia, Kuala Lumpur 13-17 Juli 2026- Mengisi liburan semester genap ini, Jurusan Desain Interior, School of Design – Binus University menyelenggarakan Student’s trip ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan tema KL-eidoskop 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 15 mahasiswa yang terdiri dari B28 yaitu Bella, Jordan, Emma, Kimberly, Moira, Dara, Teana, Khikan, Flavia, Kathy, Lola, Salzabella, Niluh dan B29 Kayla dan Jasmeen. Kali ini teman -teman mahasiswa akan didampingi oleh 2 dosen yaitu Ibu Ika dan Ibu Ami.
Perjalanan selama 5 hari 4 malam ini memiliki program kegiatan yang padat dan seru, karena Jurusan Desain Interior akan berkunjung ke kampus Taylor University (TU) dan melakukan workshop bersama dengan mahasiswa dari School of Architecture, Building and Design (SABD) dari tanggal 14-16 Juli 2026. Sebelum kegiatan dimulai, kita berkesempatan untuk mampir ke Putrajaya, dan KLCC untuk berjalan-jalan sejenak sebelum memulai kegiatan workshop di Kampus Taylor University. Free time dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen setelah selesai kegiatan di TU untuk explore area KL diantaranya ke area Bukit Bintang dan TRX yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang ramai di Kuala Lumpur.
Kunjungan ke Kampus TU, kita lakukan di hari kedua dan dibuka dengan sesi Seminar yang diberikan oleh Ibu Ika Rachmayanti, S,Sn, M.T dari Binus University dan Ar. Michael Tan dari Veritas Architects, Malaysia. Seminar ini memberikan insight dari sudut pandang akademisi dan praktisi terkait proyek commercial & hospitality. Sesi ini memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk dapat saling berkenalan satu sama lain dan menambah wawasan terkait proyek Desain Interior dan Arsitektur berikut dengan proses desain yang berlangsung selama pengerjaan proyek.
Tur Kampus Taylor University
Selanjutnya mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berkeliling dan mengunjungi fasilitas kampus di Taylor University, diantaranya Vortex lab (VR-Lab), ruang workshop kayu, ruang studio Tugas Akhir dan ruang kelas untuk School of Architecture, Building and Design (SABD). Taylor University merupakan Kawasan kampus terpadu, dimana seluruh program studi berada di lokasi kampus yang sama. Fasilitas kampus yang berada pada lokasi yang saling berdekatan, memudahkan mahasiswa untuk dapat memanfaatkan dan mengakses fasilitas tersebut. Pada sesi tur kampus ini, mahasiswa juga banyak yang aktif bertanya kepada pihak TU terkait fasilitas yang dijumpai, ataupun bertanya sambil berkenalan dengan mahasiswa TU yang sedang berada di kelas tersebut. Baik mahasiswa Binus dan TU tampak antusias dalam perjumpaan tersebut, karena tidak sedikit mahasiswa TU merupakan orang Indonesia, sehingga percakapan dan diskusi terasa hangat dan menyenangkan.
Collaborative Workshop di TU
Kegiatan workshop diselenggarakan pada hari ke-3, dimana project brief diberikan oleh Ms. Fatimah Khairi – Faculty Member dari SABD Taylor University dengan tema “Preserving Culture Beyond Borders”. Mahasiswa dari kedua kampus dibagi dalam 3 kelompok besar untuk dapat berkolaborasi dalam workshop dengan tema di atas yang terbagi menjadi sub tema: The Narrative of Dignity, The Narrative of Space & Culture dan The Narrative of Vernacular Wisdom. Diharapkan mahasiswa dapat saling berbagi informasi dan pengetahuan terkait budaya dari masing-masing negara yang akan memperkaya wawasan dan pengalaman mahasiswa. Hasil kolaborasi dikumpulkan dalam format video untuk ditayangkan sebagai hasil kegiatan kolaborasi antara TU dan Binus University.
Heritage Architecture Walk
Setelah menyelesaikan kegiatan bersama Taylor University, perjalanan kita lanjutkan dengan mengajak mahasiswa Binus University menjumpai Ms. Jane Rai dari Komunitas Heritage Architecture walk “Freewalk Kuala Lumpur Unscripted”. Kita semua berjalan kaki menyusuri bangunan , sungai dan kawasan heritage kota Kuala Lumpur untuk menelusuri sejarah “Tales of Sultan, Chinese Kapitans, and Colonial Times”. Area bersejarah ini meliputi old market square, Embankment area, River view, Masjid Jamek, area dataran Merdeka sampai berkunjung ke Sultan Abdul Samad Building khususnya ke Galeri Royal Selangor. Perjalanan berakhir di Central Market, sebuah pasar yang sudah ada sejak 1888, dan telah beralih fungsi menjadi pusat seni dan budaya di tahun 1996 yang juga dikenal dengan pasar Seni. Disini, kita bisa mencari berbagai souvenir khas dari Kuala Lumpur untuk oleh-oleh dengan suasana yang nyaman, sambil menikmati kuliner khas dari Malaysia.
Tak terasa, kebersamaan dalam 5 hari di negeri Jiran ini harus berlalu. Kita harus kembali pulang ke tanah air, ada yang pulang ke Jakarta, Medan, Nunukan, Balikpapan dan Bali. Kita akan berjumpa kembali di bulan September, saatnya kembali kuliah di Kampus Binus Kemanggisan.
Sampai berjumpa lagi dalam kegiatan Student’s Trip berikutnya! Ga sabar untuk trip selanjutnya…kemana lagi ya tahun depan?






Comments :