Guest Lecturer Series: Dr. Yusita Kusumarini, S.Sn., M.Ds.
Teks: Siti Chadijah | Foto: Siti Chadijah, Ade Fajarwati, Grace Hartanti, Yunida Sofiana
Pada 30 April 2026 yang lalu, kelas Interior Accessories Design yang merupakan kelas Free Elective dari Jurusan Desain Interior BINUS University kedatangan dosen tamu yaitu ibu Dr. Yusita Kusumarini S.Sn., M.Ds. dari Universitas Kristen Petra, Surabaya. Pada sesi kali ini ibu Yusita membagikan perspektif lain produk dekoratif yang mengisi ruang. Dalam dunia desain interior, kita mengenal adanya unsur dekoratif sebagai aksen, pemanis, dan pemberi nuansa pada ruang. Namun, melalui kesempatan ini Ibu Yusita mengajak semua yang hadir dalam kuliahnya untuk merenung dan mempertanyakan kembali esensi dari kebutuhan dekorasi yang kita lakukan pada objek ruang, apakah kita benar-benar membutuhkan objek baru untuk mengisi ruang, atau jangan-jangan hal tersebut hanya validasi kita akan konsumsi yang tanpa makna? Dan apakah karenanya kita menjadi benar-benar tidak membutuhkan unsur dekorasi?
Pertanyaan- pertanyaan pemantik itu menjadi jembatan bagi Ibu Yusita menerangkan lebih lanjut mengenai aktivisme yang dapat dikerjakan dalam ruang-ruang interior. Aktivisme ini tentu saja menitikberatkan pada pemahaman tentang keseimbangan alam dan kehidupan manusia, konsekuensi produksi, dan bagaimana kita sebagai desainer masa depan menyikapinya. Kuliah tamu yang dibalut dalam judul “Beyond Aesthetics: Re-thinking Sustainable Interior Decorative Elements” menyajikan pengalaman yang berbeda. Mahasiswa yang terdiri dari para Binusian 2028 berbagai peminatan dan beberapa mahasiswa jurusan lain seperti DKV New Media dan juga Business Management diberikan pengalaman reflektif, penjelasan teoritis, sekaligus diskusi dengan format light debate. Para mahasiswa diwakili oleh masing-masing 3 orang dari setiap kubu, yakni kubu pro dan kontra terhadap keberadaan elemen dekoratif pada masa kini. Mahasiswa perlu membekali diri dengan pemahaman dan pengalaman reflektif tentang kebutuhan dan kondisi dunia ditinjau dari aspek lingkungan, industri, ekonomi, sosial, dan spiritual (emosional). Kuliah tamu ini menyajikan pengalaman yang berbeda sekaligus berkesan. Tidak lupa, di akhir sesi Ibu Yusita juga membagikan beberapa referensi yang dapat dipelajari oleh para mahasiswa, di antaranya aktivisme mendiang Romo Mangun (Y.B. Mangunwijaya) lewat karya-karya peninggalannya seperti pemukiman di sekitar Kali Code dan buku-bukunya seperti Wastu Citra.
Acara ditutup dengan penyerahan token of appreciation oleh Ibu Anak Agung Ayu Wulandari S.Sn., M.A selaku Ketua Jurusan Desain Interior BINUS University Jakarta dan foto bersama.







Comments :