Amadea Nathania Kubijanto – 2540122470

Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan interior rumah singgah bagi penderita kanker anak di Surabaya.

Melalui pendekatan local content yaitu cerita rakyat, sebagai sarana penyampaian nilai, penguatan emosional, dan media hiburan yang dekat dengan dunia anak.

Perancangan ini berfokus pada desain yang ergonomis, ramah anak, serta mendukung kenyamanan emosional dan sensorik, untuk menciptakan healing environment demi mendukung proses penyembuhan anak dan mengurangi tekanan psikologis pada pasien dan keluarga. 

Cerita rakyat Timun Mas dengan pesan moral pengharapan dan perjuangan yang kuat dipilih sebagai konsep desain “Naungan Benih Asa.”

Konsep ini berakar dari simbol “biji mentimun” dalam cerita Timun Mas, yang bernilai setiap awal dari harapan dan perjuangan.

Konsep ini bermakna tempat peristirahatan yang memberi rasa aman dan ketenangan, melindungi benih-benih harapan agar tumbuh dan berkembang.

Seperti benih yang tumbuh di bawah naungan yang teduh dan aman, konsep desain ini menghadirkan ruang yang melindungi sekaligus memfasilitasi tumbuhnya harapan dan semangat hidup bagi anak-anak penderita kanker dan keluarga mereka.

Konsep ini diterapkan melalui elemen potongan cerita pada interior melalui studi bentuk, warna, material, dan ergonomi mengarah pada bayangan siluet tanaman yang menaungi rumah singgah dan menghadirkan suasana teduh yang menyambut setiap anak penderita kanker di sana.