Clementhya Vania – 2501988535

Ngarumat Ngarakit Kulit 

‘Melestarikan Budaya dan Proses Kerajinan Kulit Bandung sebagai Warisan’ 

Konsep desain interior ini terinspirasi dari filosofi Sunda yang sarat makna, yakni “Ngarumat Ngarakit Kulit”. Sebuah ungkapan yang menggambarkan komitmen mendalam untuk merawat, melestarikan, sekaligus menyusun kembali kepingan-kepingan warisan budaya kerajinan kulit khas Bandung. 

Sedangkan, “Ngarumat” berasal dari bahasa Sunda yang berarti merawat atau menjaga. Dalam konteks ini, ia dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap pengetahuan turun-temurun tentang cara mengolah kulit, proses dan hasil karya tangan-tangan pengrajin lokal.  

Sementara itu, “Ngarakit” mengandung arti merakit atau menyatukan, melambangkan proses kreatif dalam menyusun elemen- elemen produksi: mulai dari proses membuat pola, penjahitan yang menghubungkan bagian demi bagian dengan presisi, hingga pengepresan dan pengeleman yang memberi bentuk akhir.

Setiap langkah ini menjadi bagian dari proses desain yang bernilai, bermakna, dan bagian dari identitas lokal. Desain ini mengangkat warna yang digunakan mengusung nuansa otentik klasik kulit yaitu cokelat tua, camel, beige, dan sentuhan hijau.  

Filosofi “Ngarumat Ngarakit” diwujudkan melalui pendekatan desain interior yang menjadikan proses kerja kerajinan kulit sebagai narasi utamanya. Ruang dirancang layaknya kisah yang hidup, mengajak pengunjung merasakan langsung pengalaman yang otentik dan bermakna. 

Setiap area merepresentasikan nilai-nilai luhur dari kerajinan kulit: kehangatan tradisi, ketekunan para pengrajin, dan kekuatan nuansa lokal yang membumi. Desain ini menjadi ajakan untuk menengok ke masa lalu, menghargai warisan yang telah dititipkan, serta menyusun masa depan yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisional.